03 Juni 2009

Soal Jawab Aqidah (5)

Soal 25 : Apakah boleh thowaf di kuburan?
Jawaban : Tidak boleh thowaf kecuali di Ka’bah.

o Dalil dari Al Quran
] وَلْيَطَّوَّفُوا بِالْبَيْتِ الْعَتِيقِ[(الحج: من الآية29)
Dan thowaflah kalian di Rumah Atiq [Ka’bah].
o Dalil dari As Sunnah
[من طاف بالبيت سبعا وصلى ركعتين كان كعتق رقبة ] صحيح رواه ابن ماجه.
Barang siapa yang thowaf di Baitulloh tujuh kali dan sholat dua roka’at, adalah seperti memerdekakan budak.

Soal 26 : Apakah boleh sholat sementara kuburan ada di depan anda (sholat di depan kuburan)?
Jawaban : Tidak boleh sholat menghadap kuburan.

o Dalil dari Al Quran
] فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ[(البقرة: من الآية144)
Maka arahkan wajahmu ke Al Masjidil Haram yaitu menghadaplah ke Ka’bah.
o Dalil dari As Sunnah
[لا تجلسوا على القبر ولا تصلّوا إليها]رواه مسلم.
Janganlah kalian duduk di atas kuburan dan janganlah sholat kepadanya.

Soal 27 : Apa hukum melakukan sihir?
Jawaban : Hukumnya melakukan sihir adalah kafir.

o Dalil dari Al Quran
] وَلَكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْر[(البقرة: من الآية102)
Akan tetapi setan setan itu kafir, mereka mengajari manusia sihir.
o Dalil dari As Sunnah
[ اجتنبوا الموبقات : الشرك بالله، والسحر ......رواه مسلم
Jauhilah oleh kalian tujuh dosa yang membinasakan : syirik, sihir…..

Soal 28 : Apakah kita boleh mempercayai dukun dan peramal?
Jawaban : Kita tidak boleh mempercayai keduanya dalam memberitakan masalah ghaib.

o Dalil dari Al Quran
]قُلْ لا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ[ (النمل:65)
Katakanlah tidak ada yang di langit maupun di bumi yang mengetaui tentang ghoib kecuali Allah Subhanahu wata’ala dan mereka tidak sadar kapan dibangkitkan.
o Dalil dari As Sunnah
[من أتى عرافاً أو كاهناً فصدقه بما يقول فقد كفر بما أنزل على محمد] صحيح رواه أحمد.
Barang siapa yang mendatangi paranormal atau dukun kemudian membenarkan apa yang dikatakan sungguh ia telah kafir dengan apa yang diturunkan kepada Muhammad.

Soal 29 : Apakah ada yang mengetahui yang ghaib?
Jawaban : Tidak ada satupun yang mengetahui yang ghaib kecuali Allah Subhanahu wata'ala.

o Dalil dari Al Quran
[وَعِنْدَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لا يَعْلَمُهَا إِلا هُوَ )(الأنعام: من الآية59)
Dan di sisiNya kunci-kunci ghaib, tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia.
o Dalil dari As Sunnah
[لا يعلم الغيب إلا الله] حسن رواه الطبراني
Tidak ada yang mengetahui yang ghaib kecuali Dia [Hadits hasan Riwayat Tobarony].

Soal 30 : Dengan hukum apa kaum muslimin wajib menghukumi?
Jawaban : Mereka wajib menghukumi dengan Al Quran dan As Sunnah.

o Dalil dari Al Quran
]وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ[(المائدة: من الآية44)
Dan siapa yang tidak berhukum dengan apa yang Allah Subhanahu wata’ala turunkan, mereka adalah orang-orang kafir.
o Dalil dari As Sunnah
[الله هو الحكم وإليه المصير] حسن رواه أبو داود
Allah Subhanahu wata'ala adalah penentu hukum, dan kepada-Nya tempat kembali.
Read rest of entry

27 Mei 2009

Arti Persahabatan

Ada pepatah kuno yang mengatakan ‘Persahabatan itu lebih mahal dari Cinta’.
Betulkah itu ??? Ya, karena Sahabat adalah hadiah yang terbaik yang diberikan-Nya buat kita. Layaknya hadiah, ada yang bungkusnya bagus dan ada yang bungkusnya kurang menarik. Yang bungkusnya bagus punya wajah rupawan. Yang bungkusnya kurang menarik punya wajah biasa saja. Tapi kepribadian adalah sisi yang berbeda dari apa yang terlihat, dua yang berbeda itu bisa saja memiliki kepribadian yang menarik atau kepribadian yang biasa saja, atau menjengkelkan.
Bagaimana bisa kita mengharapkan seseorang yang terluka lututnya berlari bersama kita? Bagaimana bisa kita mengajak seseorang yang takut air berenang bersama? Luka di lututnya dan ketakutan terhadap airlah yang mesti disembuhkan, bukan mencaci mereka karena mereka tidak mau berlari atau berenang bersama kita. Mereka tidak akan bilang bahwa "lutut mereka luka atau mereka takut air", mereka akan bilang bahwa mereka tidak suka berlari atau mereka akan bilang berenang itu membosankan.
It's a defense mechanism. Itulah cara mereka mempertahankan diri. Mereka semua hadiah buat kita, entah bungkusnya bagus atau kurang menarik, entah isinya bagus atau buruk. Mengapa tertipu oleh kemasan? Hanya ketika kita bertemu jiwa-dengan-jiwa, kita tahu hadiah sesungguhnya yang sudah disiapkan-Nya buat kita.
Seorang sahabat sama seperti satu permata yg tak ternilai harganya. Seorang kawan bisa membuat kita ceria, membuat kita terhibur. Mereka meminjamkan kupingnya kepada kita pada saat kita membutuhkannya. Mereka bersedia membuka hati maupun perasaannya untuk berbagi suka dan duka dengan kita pada saat kita membutuhkannya. Maka janganlah buang waktu yang kau miliki, jangan sia-siakan waktu yang sedemikian berharganya. Bagikanlah sebagian dari waktu yg kamu miliki untuk seorang kawan. Pasti waktu yg kamu berikan tersebut akan berbalik kembali seperti juga satu lingkaran walaupun terkadang kita tidak tahu dari mana dan dari siapa datangnya.
‘Sahabat adalah emas, karena hanya api yang sangat-sangat dan teramat panaslah yang dapat meluluhkannya’.
Read rest of entry

Falsafah Lima Jari

1 Ada si gendut jempol yang selalu berkata baik dan menyanjung.
2 Ada telunjuk yang suka menunjuk dan memerintah.
3 Ada si jangkung jari tengah yang sombong dan suka menghasut jari telunjuk.
4 Ada jari manis yang selalu menjadi teladan, baik, dan sabar sehingga diberi hadiah
cincin.
5 Dan ada kelingking yang lemah dan penurut serta pemaaf (ingatkah anda waktu kecil kalau kita berbaikan dengan musuh kita pasti saling sentuh jari kelingking?).

Dengan perbedaan positif dan negatif yang dimiliki masing-masing jari, mereka bersatu untuk mencapai tujuan (menulis, memegang, menolong anggota tubuh yg lain, melakukan pekerjaan, dll).

Pernahkah kita bayangkan bila tangan kita hanya terdiri dari jempol semua?
Falsafah ini sederhana namun sangat berarti. Kita diciptakan dengan segala perbedaan yang kita miliki dengan tujuan untuk bersatu, saling menyayangi, saling menolong, saling membantu, saling mengisi, bukan untuk saling menuduh, menunjuk, merusak, dan bahkan membunuh. Sudahkah kasih sayang anda hari ini bertambah?

Semoga bermanfaat.
Read rest of entry

Soal Jawab Aqidah (4)

Soal 19 : Apakah orang mati mendengar doa?
Jawaban : Orang-orang mati tidak mendengar doa.

o Dalil dari Al Quran
]إِنَّكَ لا تُسْمِعُ الْمَوْتَى [(النمل: من الآية80)
Sesungguhnya engkau tidak memperdengarkan orang mati.
]وَمَا أَنْتَ بِمُسْمِعٍ مَنْ فِي الْقُبُورِ[(فاطر: من الآية22)
Dan tidak engkau memperdengarkan orang yang ada dalam kuburan.
o Dalil dari As Sunnah
]إن لله ملائكة سياحين في الأرض يبلغون عن أمتي السلام [صحيح رواه أحمد.
Sesungguhnya Allah Subhanahu wata’ala memiliki Malaikat-Malaikat yang terbang ke berbagai tempat di bumi menyampaikan kepadaku salam dari umatku.

Soal 20 : Apakah kita minta bantuan kepada orang mati?
Jawaban : Kita tidak minta bantuan kepada mereka, bahkan kita istighotsah dengan Allah Subhanahu wata'ala.

o Dalil dari Al Quran
]إِذْ تَسْتَغِيثُونَ رَبَّكُمْ فَاسْتَجَابَ لَكُمْ [(لأنفال: من الآية9)
Ingatlah ketika kalian istigotsah kepada Robb kalian maka Dia mengabulkan kalian.
o Dalil dari As Sunnah
[كان إذا أصابه هم أو غم قال : يا حي يا قيوم برحمتك أستغيث]حسن
Adalah Nabi Shallallahu'alaihi wasallam Jika terkena kesusahan dan kesedihan beliau berdoa : wahai Dzat Yang Maha Hidup, Wahai Dzat Yang Mengurusi MakhluqNya dengan rahmatMu aku beristighotsah.

Soal 21 : Apakah boleh minta pertolongan kepada selain Allah Subhanahu wata’ala
Jawaban : Tidak boleh minta pertolongan kecuali kepada Allah Subhanahu wata'ala.

o Dalil dari Al Quran
]إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ[(الفاتحة:5)
Hanya kepadaMu lah kami menyembah dan hanya kepadaMu lah kami memohon pertolongan.
o Dalil dari As Sunnah
[إذا سألت فاسأل الله وإذا استعنت فاستعن بالله] رواه الترمذي وقال حديث حسن.
Jika engkau meminta maka mintalah kepada Allah dan jika engkau memohon tolong maka mohon tolonglah kepada Allah

Soal 22 : Apakah kita minta bantuan kepada yang hidup dan hadir?
Jawaban : Ya apa yang mereka mampu melakukan.

o Dalil dari Al Quran
]وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلا تَعَاوَنُوا عَلَى الْأِثْمِ وَالْعُدْوَانِ [(المائدة: من الآية2)
Tolong menolonglah dalam masalah kebajikan dan taqwa dan jangan tolong menolong dalam masalah dosa dan permusuhan.
o Dalil dari As Sunnah
إذا سألت فاسأل الله رواه الترمذي
Kalau engkau minta mintalah kepada Allah Subhanahu wata’ala.
[والله في عون العبد ما دام العبد في عون أخيه]
Allah Subhanahu wata'ala berada dalam membantu seorang hamba, selama hamba tadi dalam membantu saudaranya.

Soal 23 : Apakah boleh nadzar untuk selain Allah Subhanahu wata'ala?
Jawaban : Tidak boleh nadzar kecuali untuk Allah Subhanahu wata'ala.

o Dalil dari Al Quran
] رَبِّ إِنِّي نَذَرْتُ لَكَ مَا فِي بَطْنِي مُحَرَّراً فَتَقَبَّلْ مِنِّي[(آل عمران: من الآية35)
Wahai Rabbku sungguh aku bernadzar untukMu apa yang ada dalam perutku sebagai orang yang bebas [untuk berkhidmah di Masjid Al-Aqsho] maka terimalah dariku.
o Dalil dari As Sunnah
[من نذر أن يطيع الله فليطعه ومن نذر أن يعصيه الله فلا يعصه]رواه البخاري.
Siapa yang bernadzar untuk taat kepada Allah Subhanahu wata’ala hendaklah ia mentaatinya [melaksanakan nadzarnya] barang siapa bernadzar untuk maksiat, janganlah ia mendurhakainya (dengan cara tidak melaksanakan nazarnya]

Soal 24 : Apakah boleh menyembelih untuk selain Allah Subhanahu wata'ala?
Jawaban : Tidak boleh, karena hal itu termasuk syirik besar.

o Dalil dari Al Quran
]فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ[(الكوثر:2)
Maka sholatlah untuk Rabbmu dan sembelihlah (untukNya saja).
o Dalil dari As Sunnah
[لعن الله من ذبح لغير الله] رواه مسلم
Semoga Allah Subhanahu wata’ala melaknat orang yang menyembelih untuk selain Allah Subhanahu wata'ala.
Read rest of entry

Soal Jawab Aqidah (3)

Soal 13 : Apa yang dimaksud dengan syirik besar?
Jawaban : Yaitu mengarahkan ibadah untuk selain Allah Subhanahu wata’ala seperti doa.

o Dalil dari Al Quran
]قُلْ إِنَّمَا أَدْعُو رَبِّي وَلا أُشْرِكُ بِهِ أَحَداً[(الجـن:20)
Katakanlah tiada lain saya menyeru (berdoa) kepada Rabbku dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatupun.
o Dalil dari As Sunnah
[أكبر الكبائر الإشراك بالله] رواه البخاري
Dosa yang paling besar dari dosa-dosa besar adalah menyekutukan Allah.

Soal 14 : Apakah bahaya syirik besar?
Jawaban : Syirik besar penyebab kekal di neraka.

o Dalil dari Al Quran
]إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ[ (المائدة: من الآية72)
Sesungguhnya siapa yang menyekutukan Allah Subhanahu wata’ala maka sungguh Allah Subhanahu wata’ala telah mengharamkan atasnya sorga dan tempat tinggalnya di neraka.
o Dalil dari As Sunnah
[من مات يشرك بالله شيئاً دخل النار] رواه مسلم
Barang siapa mati dalam keadaan menyekutukan Allah Subhanahu wata’ala dengan sesuatu pasti masuk neraka.

Soal 15 : Apakah amalan bermanfaat jika dibarengi kesyirikan?
Jawaban : Amal tidak bermanfaat yang dibarengi dengan syirik.

o Dalil dari Al Quran
] وَلَوْ أَشْرَكُوا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ[(الأنعام: من الآية88)
Kalau mereka menyekutukan sungguh gugurlah apa yang mereka amalkan.
o Dalil dari As Sunnah
[من عمل عملاً أشرك فيه معي غيري تركته وشركه]رواه مسلم
Barang sipa yang beramal suatu amalan ia menyekutukan didalamnya selain Aku, Aku tinggalkan dia dan sekutunya

Soal 16 : Apakan kesyirikan itu ada di kalangan kaum muslimin?
Jawaban : Ya ! banyak dan amat di sayangkan.

o Dalil dari Al Quran
]وَمَا يُؤْمِنُ أَكْثَرُهُمْ بِاللَّهِ إِلا وَهُمْ مُشْرِكُونَ[ (يوسف:106)
Dan tidaklah beriman kepada Allah Subhanahu wata’ala kebanyakan mereka kecuali mereka berbuat syirik.
o Dalil dari As Sunnah
[لا تقوم الساعة حتى تلحق قبائل من أمتي بالمشركين وحتى تعبد الأوثان] صحيح رواه الترمذي
Tidaklah terjadi kiamat sehingga beberapa kabilah dari umatku bergabung dengan musyrikin dan sehingga berhala disembah.

Soal 17 : Apa hukum berdoa kepada selain Allah Subhanahu wata’ala seperti para wali?
Jawaban : Berdoa kepada mereka suatu kesyirikan memasukkan ke neraka.

o Dalil dari Al Quran
]فَلا تَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَهاً آخَرَ فَتَكُونَ مِنَ الْمُعَذَّبِينَ[(الشعراء:213)
Maka jangan engkau seru bersama Allah Subhanahu wata’ala Ilah yang lain maka engkau termasuk orang yang disiksa.
o Dalil dari As Sunnah
[من مات وهو يدعو من دون الله ندّاً دخل النار] رواه البخاري
Barang siapa mati dan dia menyeru selain Allah Subhanahu wata’ala sebagai bandingan pastilah ia masuk neraka.

Soal 18 : Apakah doa itu ibadah kepada Allah?
Jawaban : Ya doa adalah ibadah kepada Allah Subhanahu wata’ala.

o Dalil dari Al Quran
]وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ [(غافر: من الآية60)
Rabbmu berfirman : berdoalah kepadaKu pasti aku kabulkan buat kalian.
o Dalil dari As Sunnah
[الدعاء هو العبادة] رواه الترمذي وقال حديث صحيح
Doa itu ibadah.
Read rest of entry

26 Mei 2009

Positifkah Pikiran Anda

Seseorang yang berfikir positif akan terus menghasilkan buah pikiran yang positif pula, harapan, optimisme, dan kreatifitas. Dengan cara demikian, ia membuat lingkungan sekitarnya bergerak secara positif sehingga ia cenderung mendapatkan hasil yang positif. Untuk meraih keberhasilan, orang harus selalu memiliki motivasi untuk maju dan tidak mudah menyerah takkala menghadapi percobaan. M. Marcus. A, filsuf dan kaisar Roma dalam tulisannya, Meditation, menyatakan hidup kita adalah bagaimana pikiran kita mewujudkannya. Jadi, berfikir positif adalah cara membuat hidup menjadi positif atau melihat segala sesuatu yang lebih memberikan motivasi. Akan tetapi, berfikir positif bukan berarti memiliki keyakinan berlebihan yang tanpa menggunakan perhitungan, namun di sini lebih ditekankan pada cara menilai kembali segala sesuatu dengan menekankan pada segi yang positif.

Beberapa hal di antaranya adalah :

1. Bayangkan akibat terburuk yang mungkin terjadi Bila anda cenderung mudah khawatir bahwa segala sesuatu tidak akan berjalan sesuai dengan yang anda harapkan, bayangkanlah akibat terburuk yang mungkin terjadi dengan bertanya kepada diri sendiri. Anda akan merasa lebih tenang dengan menerimanya bahwa semua itu bukan akhir dari segalanya. Pikirkanlah cara-cara untuk membuat keadaan lebih baik. Sekali anda mulai bertindak, anda tidak akan mempunyai waktu untuk memikirkan kekhawatiran. Dalam hal ini anda pun perlu mempunyai waktu untuk memikirkan kekhawatiran. Dalam hal ini anda pun perlu memperhitungkan apakah kekhawatiran anda memang masuk akal. Jangan biarkan diri anda dilanda kecemasan yang terlalu kecil kemungkinannya akan terjadi! Ingatlah, terkadang kita membayangkan malapetaka yang belum tentu terjadi!

2. Lihatlah segala sesuatu secara khusus, jangan disamaratakan! Sudah sewajarnya bila kita memiliki suatu hal yang tidak mampu kita kerjakan dengan baik. Oleh karena itu, kita tidak perlu menyamaratakan. Jangan sampai ketidakmampuan kita melakukan suatu hal membuat kita merasa tidak mampu melakukan hal lain. Terkadang kita cenderung membesar-besarkan sesuatu hal dari yang sebenarnya.

3. Lakukan sebaik mungkin lalu terimalah bagaimanapun hasilnya! Bila anda telah berusaha mengerjakan sesuatu atau menyelesaikan suatu masalah dengan segenap kemampuan anda, hadapilah apa pun yang akan terjadi bahkan hal yang paling kritis sekalipun. Anda harus menyadari bahwa berfikir positif tidak berarti satu penyelesaian sesudah itu selesai. Jika pertama anda gagal, coba, coba, dan coba lagi.

4. Akui prestasi anda!
Jika hasil pekerjaan anda memang baik, akuilah! Kita semua mudah merasa tidak enak jika mengalami kegagalan. Jadi, mengapa tidak merasa senang jika berhasil? Terimalah dengan senang hati jika seseorang memuji anda!
Cara terbaik menerima pujian tanpa menjadi sombong adalah cukup dengan mengucapkan terima kasih.
Read rest of entry

Soal Jawab Aqidah (2)

Soal 7 : Apa makna ungkapan Laa Ilaaha Illallah
Jawaban : Tidak ada yang disembah dengan haq kecuali Allah.

o Dalil dari Al Quran
]ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ هُوَ الْبَاطِل[(الحج: من الآية62)
Demikian itu karena Allah Subhanahu wata’ala adalah Dialah yang haq dan apa yang mereka seru selainnya adalah yang batil.
o Dalil dari As Sunnah
[من قال لا إله إلا الله وكفر بما يعبد من دون الله حرم ماله ودمه] رواه مسلم .
Barang siapa yang berkata : tidak ada Ilah yang haq disembah kecuali Allah, haramlah hartanya (untuk diambil) dan darahnya (untuk ditumpahkah)

Soal 8 : Apa makna tauhid dalam masalah sifat Allah?
Jawaban : Mengukuhkan apa yang disifatkan Allah Subhanahu wata’ala dan RasulNya untuk diriNya.

o Dalil dari Al Quran
]لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ[(الشورى: من الآية11)
Tidak ada yang seperti Dia sesuatupun, dan Dia Maha Mendengar dan Melihat.
o Dalil dari As Sunnah
[ينـزل ربنا تبارك وتعالى في كل ليلة إلى السماء الدنيا] متفق عليه
Rabb kita Yang Maha Agung dan Tinggi setiap malam turun ke langit dunia (Turun sesuai dengan keagunganNya dan kesucianNya)

Soal 9 : Apa faedah tauhid bagi seorang muslim?
Jawaban : Petunjuk di dunia dan keamanan di akherat.

o Dalil dari Al Quran
]الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُونَ[(الأنعام:82)
Orangorang yang beriman dan tidak mencampur keimanan mereka dengan kedholiman (kesyirikan) mereka mendapatkan keamanan dan merekalah orang-orang yang mendapatkan petunjuk.
o Dalil dari As Sunnah
[حق العباد على الله أن لا يعذب من لا يشرك به شيئاً] متفق عليه
Hak hamba terhadap Allah Subhanahu wata’ala bahwa Dia tidak menyiksa orang yang tidak menyekutukanNya dengan sesuatupun

Soal 10 : Di mana Allah?
Jawaban : Allah Subhanahu wata’ala di atas langit di atas Arsy.

o Dalil dari Al Quran
]الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى[(طـه:5)
Ar Rahman [Allah Yang Maha Pengasih] bersemayam di atas Arsy.
o Dalil dari As Sunnah
[إن الله كتب كتاباً إن رحمتي سبقت غضبي فهو مكتوب عنده فوق العرش] روها البخاري
Sesungguhnya Allah Subhanahu wata’ala telah menulis buku, yang tertulis di dalamnya, sesungguhnya RahmatKu mengalahkan kemurkaanKu. Kitab itu tertulis di sisiNya di atas Arsy

Soal 11 : Apakah Allah Subhanahu wata’ala bersama kita dengan ilmuNya atau dengan DzatNya?
Jawaban : Allah Subhanahu wata’ala bersama kita dengan ilmuNya mendengar dan melihat.

o Dalil dari Al Quran
]قَالَ لا تَخَافَا إِنَّنِي مَعَكُمَا أَسْمَعُ وَأَرَى[(طـه:46)
Jangan kalian berdua takut sungguh Aku bersama kalian berdua mendengar dan melihat.
o Dalil dari As Sunnah
إنكم تدعون سميعاً قريباً وهو معكم [رواه مسلم]
Sesungguhnya kalian menyeru Dzat Yang Maha Mendengar Maha dekat dan Dia bersama kalian. (Yaitu dengan IlmuNya melihat dan mendengar kalian).

Soal 12 : Apa dosa yang paling besar?
Jawaban : Dosa yang paling besar adalah syirik (menyekutukan Allah).

o Dalil dari Al Quran
]يَا بُنَيَّ لا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ[(لقمان: من الآية13)
Wahai anakku janganlah engkau menyekutukan Allah, sesungguhnya syirik itu kezhaliman yang besar.
o Dalil dari As Sunnah
[سئل صلى الله عليه وسلم أي الذنب أعظم قال : أن تدعو لله ندّاً وهو خلقك] رواه مسلم
Nabi Shallallahu'alaihi wasallam ditanya tentang dosa apa yang paling besar. Beliau bersabda : engkau menyeru kepada tandingan untuk Allah Subhanahu wata’ala sedang Dia telah menciptakan kamu.
Read rest of entry
 

About Me

Foto saya
Tetap yakinkan pada diri ini, bahwa Kita adalah sosok yang 'Tangguh', yang terlalu 'Besar' untuk 'Khawatir', yang terlalu 'Mulia' untuk 'Marah', yang terlalu 'Kuat' untuk 'Takut', dan yang terlalu 'Bahagia' untuk 'Bersedih'. Ingin tahu lebih!! Simak terus yahh!

My Blog List