Ada pepatah kuno yang mengatakan ‘Persahabatan itu lebih mahal dari Cinta’.
Betulkah itu ??? Ya, karena Sahabat adalah hadiah yang terbaik yang diberikan-Nya buat kita. Layaknya hadiah, ada yang bungkusnya bagus dan ada yang bungkusnya kurang menarik. Yang bungkusnya bagus punya wajah rupawan. Yang bungkusnya kurang menarik punya wajah biasa saja. Tapi kepribadian adalah sisi yang berbeda dari apa yang terlihat, dua yang berbeda itu bisa saja memiliki kepribadian yang menarik atau kepribadian yang biasa saja, atau menjengkelkan.
Bagaimana bisa kita mengharapkan seseorang yang terluka lututnya berlari bersama kita? Bagaimana bisa kita mengajak seseorang yang takut air berenang bersama? Luka di lututnya dan ketakutan terhadap airlah yang mesti disembuhkan, bukan mencaci mereka karena mereka tidak mau berlari atau berenang bersama kita. Mereka tidak akan bilang bahwa "lutut mereka luka atau mereka takut air", mereka akan bilang bahwa mereka tidak suka berlari atau mereka akan bilang berenang itu membosankan.
It's a defense mechanism. Itulah cara mereka mempertahankan diri. Mereka semua hadiah buat kita, entah bungkusnya bagus atau kurang menarik, entah isinya bagus atau buruk. Mengapa tertipu oleh kemasan? Hanya ketika kita bertemu jiwa-dengan-jiwa, kita tahu hadiah sesungguhnya yang sudah disiapkan-Nya buat kita.
Seorang sahabat sama seperti satu permata yg tak ternilai harganya. Seorang kawan bisa membuat kita ceria, membuat kita terhibur. Mereka meminjamkan kupingnya kepada kita pada saat kita membutuhkannya. Mereka bersedia membuka hati maupun perasaannya untuk berbagi suka dan duka dengan kita pada saat kita membutuhkannya. Maka janganlah buang waktu yang kau miliki, jangan sia-siakan waktu yang sedemikian berharganya. Bagikanlah sebagian dari waktu yg kamu miliki untuk seorang kawan. Pasti waktu yg kamu berikan tersebut akan berbalik kembali seperti juga satu lingkaran walaupun terkadang kita tidak tahu dari mana dan dari siapa datangnya.
‘Sahabat adalah emas, karena hanya api yang sangat-sangat dan teramat panaslah yang dapat meluluhkannya’.
Read rest of entry
Betulkah itu ??? Ya, karena Sahabat adalah hadiah yang terbaik yang diberikan-Nya buat kita. Layaknya hadiah, ada yang bungkusnya bagus dan ada yang bungkusnya kurang menarik. Yang bungkusnya bagus punya wajah rupawan. Yang bungkusnya kurang menarik punya wajah biasa saja. Tapi kepribadian adalah sisi yang berbeda dari apa yang terlihat, dua yang berbeda itu bisa saja memiliki kepribadian yang menarik atau kepribadian yang biasa saja, atau menjengkelkan.
Bagaimana bisa kita mengharapkan seseorang yang terluka lututnya berlari bersama kita? Bagaimana bisa kita mengajak seseorang yang takut air berenang bersama? Luka di lututnya dan ketakutan terhadap airlah yang mesti disembuhkan, bukan mencaci mereka karena mereka tidak mau berlari atau berenang bersama kita. Mereka tidak akan bilang bahwa "lutut mereka luka atau mereka takut air", mereka akan bilang bahwa mereka tidak suka berlari atau mereka akan bilang berenang itu membosankan.
It's a defense mechanism. Itulah cara mereka mempertahankan diri. Mereka semua hadiah buat kita, entah bungkusnya bagus atau kurang menarik, entah isinya bagus atau buruk. Mengapa tertipu oleh kemasan? Hanya ketika kita bertemu jiwa-dengan-jiwa, kita tahu hadiah sesungguhnya yang sudah disiapkan-Nya buat kita.
Seorang sahabat sama seperti satu permata yg tak ternilai harganya. Seorang kawan bisa membuat kita ceria, membuat kita terhibur. Mereka meminjamkan kupingnya kepada kita pada saat kita membutuhkannya. Mereka bersedia membuka hati maupun perasaannya untuk berbagi suka dan duka dengan kita pada saat kita membutuhkannya. Maka janganlah buang waktu yang kau miliki, jangan sia-siakan waktu yang sedemikian berharganya. Bagikanlah sebagian dari waktu yg kamu miliki untuk seorang kawan. Pasti waktu yg kamu berikan tersebut akan berbalik kembali seperti juga satu lingkaran walaupun terkadang kita tidak tahu dari mana dan dari siapa datangnya.
‘Sahabat adalah emas, karena hanya api yang sangat-sangat dan teramat panaslah yang dapat meluluhkannya’.

.jpg)